Mengabarkan kepada Anda angka-angka yang menjadi berita dan fenomena.

Ada 14 Perkara Korupsi Kepala Daerah Ditangani Kejagung

Gedung Bundar kejaksaan Agung RI.

Ada 14 perkara tindak pidana korupsi yang melibatkan kepala daerah baik gubernur, walikota, maupun bupati yang ditangani Kejaksaan Agung. Beberapa diantaranya sudah mendapat izin dari Presiden SBY untuk diperiksa. Ada yang belum, ada juga yang tak memerlukan izin.

1. Tersangka DR Elly Englebert Lasut.
Kasus: Tindak pidana korupsi dalam penggunaan dana rutin Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud Tahun 2006-2008.
Perkembangan: Tahap Persidangan. Izin presiden telah terbit. 

2. Theddy Tengko SH (Bupati Kepulauan Aru).
Kasus: Tindak pidana korupsi dana APBD tahun 2005 sampai 2007 dan dana di luar beban APBD di Kabupaten Aru.
Perkembangan: Tahap Pemberkasan. Izin presiden telah terbit.

3. Ahmad Ru’yat (Wakil Walikota Bogor).
Kasus: Tindak pidana korupsi pengesahan serta penerimaan dana penunjang kegiatan DPRD Kota Bogor yang bersumber dari APBD Kota Bogor Tahun Anggaran 2010.
Perkembangan: Proses pemeriksaan saksi dan melakukan penyitaan. Dalam proses pengajuan izin ke presiden.

4. Malikul Amdjad
.
Kasus: Tindak pidana korupsi penerimaan sejumlah dana dari kepala badan keuangan daerah Kota Pangkal Pinang.
Perkembangan: Tahap pemeriksaan saksi dan melakukan penyitaan. Izin belum diteruskan ke presiden karena data belum lengkap.

5. Drs Ones J Ramandey (Bupati Waropen).

Kasus: Tindak pidana korupsi dana APBD Kabupaten Waropen Tahun 2004-2005. Izin presiden telah terbit.

6. Drs Eep Hidayat (Bupati Kabupaten Subang).

Kasus: Tindak pidana korupsi biaya pemungutan pajak daerah dan PBB pada Dinas Penadapatan Daerah Kabupaten Subang.
Pengembangan: Izin presiden telah terbit.

7. Agus Riyanto (Bupati Tegal).
Kasus: Tindak pidana korupsi penyalahgunaan keuangan daerah Kabupaten Tegal Tahun 2006-2007.
Pengembangan: Pemeriksaan saksi dan penyitaan. Dalam proses izin ke presiden.

8. Sutrisno Hadi SPOG (mantan bupati Belitung Timur).

Kasus: Tindak pidana korupsi penyimpangan dalam pengunaan dana MTQ Kota Tanjung Balai Sumut.
Pengembangan: Pemberkasan. Tidak perlu izin presiden.

9. I Nengah Arwana.

Kasus: Tindak pidana korupsi dalam pembangunan gedung TJ dan SDN bertaraf internasional Kabupaten Bangka.
Perkembangan: Pemberkasan. Tak perlu izin presiden karena sudah tak lagi menjabat sebagai Bupati Belitung Timur.

10. H Khaerul Effendi, mantan Bupati Belitung Timur.

Kasus: Tindak pidana korupsi pembebasan tanah dan pembangunan dermaga penyebrangan Manggar Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Bangka Belitung.
Pengembangan: Pemeriksaan saksi-saksi sudah selesai, tahap meminta keterangan saksi ahli. Tak perlu izin presiden.

11. Awang Faroek Ishak, Gubernur Kalimantan Timur.
Kasus: tersangka dugaan tindak pidana korupsi dalam pengalihan dan penjualan atas penggunaan dana hasil penjualan saham milik pemkab Kutai Timur pada PT Kaltim Prima Coal oleh PT Kutai Timur Energi.
Pengembangan: Pemeriksaan dan penyitaan saksi-saksi. Proses penelitian untuk kemudian meminta izin ke presiden.

12. I Wayan Gredeg Astawan (Bupati Karang Asem).

Kasus: Tinfak pidana dalam pengadaan tanah untuk pembangunan kantor KIR.
Perkembangan:Pemeriksaan saksi-saksi dan penyitaan. Proses penelitan untuk diajukan izinnya ke presiden.

13. Gusmar Raja Lelo.

Kasus: Tindak pidana korupsi pengalihan yanah negara di Bukti Berkicut Joreong Sukarami Kenagarian.
Pengembangan: Pemeriksaan saksi dan penyitaan. Proses penelitan untuk diajukan izin pemeriksaan ke presiden.

14. Drs Rudy Arifin, Gubernur Kalimantan Selatan.

Kasus: tersangka atas dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian uangf santunan pembebasan tanah eks pabrik kertas Martapura oleh panitia pengadaan tanah Kabupaten Banjar, tahun 2002-2003.
Pengembangan: Pemeriksaan saksi dan penyitaan. Dalam proses penelitian untuk diajukan izin ke presiden.

Sumber : http://www.tribunnews.com/2010/12/08/ada-14-perkara-korupsi-kepala-daerah-ditangani-kejagung?utm_source=tribunnews.com&utm_medium=tribunnews&

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: